Jatuhnya Moral Bangsa
Apa itu definisi moral? saat kita bicara kembalikan moral
bangsa, apa yang harus dikembalikan?
Moral secara penjelasan gamblang adalah, sikap kita terhadap pihak lain,
berbuat terhadap pihak ketiga. baik atau buruk..inilah penjelasan mudahnya.
Bahwa perbuatan kita bermoral baik atau buruk.
Misal : masyarakat yang membela kelompoknya yang dihina oleh kelompok
lain yang berbeda agama atau budaya, maka secara hati nurani akan kita bela
sampai mati kelompok kita yang dihina, secara nurani adalah perbuatan yang
seharusnya. Namun apakah ini termasuk perbuatan yang bermoral?
Diluar contoh kasus, begitu banyak definisi moral menurut pandangan
masing-masing individu. Lalu bagaimana cara kita merevolusi moral?
Revolusi atau evolusi adalah perubahan menuju suatu hal yang lebih tertata. Indonesia begitu pelik masalah korupsi, dan korupsi seperti menjadi sebuah budaya , begitu lamanya bangsa ini melakukan budaya korupsi, sehingga saat ini pemberantasan korupsi sangat dilantangkan oleh para kepala negara saat ini atau nantinya.
Namun saat kita bicara revolusi, maka yang kita bicarakan adalah paradigma
baru, misal: Korupsi bukanlah hal yang harus diberantas, korupsi
adalah sikap yang sudah tidak layak kita lakukan, karena melawan prinsip
masyarakat yang memiliki harkat dan martabat. Maka masyarakat yang
bermartabat sudah tidak layak melakukan korupsi. Inilah paradigma
baru atau bagian dari revolusi sikap.
Moral haruslah terdefinisi agar masing-masing dari masyrakat tidak liar dalam mengartikan moral. Namun moral juga tidak boleh distandarisasi oleh sebuah lembaga sehingga menjadi dotrin. Moral tidak boleh terjebak dengan standarisasi versi sebuah lembaga atau versi oleh satu individu, moral adalah sikap abstrak yang keluar dari penjabaran manusia, pengembaraan spiritual, sesuai pengalaman masing-masing individu.
Maka bisa dikatakan , moral tidak bisa didefinisikan namun tidak liar. Moral tidak bisa distadarisasikan namun tetap kita harus selalu mencari tau pencarian kita akan pengertian ” apakah saya sudah bermoral ? “
Bermoralkah saya sebagai anak, atau sebagai orang tua, juga sebagai
suami/istri, masyarakat , sampai ” Sudah bermoralkah saya sebagai anak
bangsa? “
Moral bangsa ini telah hilang begitu dengan penerus bangsanya. Banyak yang yang telah melupakan falsafah agung Bangsa Indonesia yang membuat pertikaian di mana-mana. Sebelum membahas moral lebih jauh lebih baik kita memahami terlebih dahulu arti moral yang sebenarnya, moral merupakan ajaran atau pegangan berkenaan dengan buruk baik sesuatu perbuatan (kelakuan, kewajiban, dll), sikap atau cara berkelakuan yang berasaskan atau yang diukur dari segi baik buruk sesuatu akhlak. moral merujuk kepada konsep etika kemanusiaan yang digunakan dalam tiga konteks, yaitu:
- hati nurani individu;
- sistem-sistem prinsip dan pertimbangan — kekadang dipanggil nilai moral — yang dikongsi dalam sesuatu komuniti kebudayaan, keagamaan, kesekularan atau kefalsafahan; dan
- tatalaku atau prinsip moral tingkah laku.
Kita memiliki pemahaan akan arti moral, saat kita menggagaskan
revolusi moral diri kita, maka hanya diri kita yang tau jawaban tersebut. Mari
kita merevolusi moral kita, baik secara individu atau kesadaran bersama. Bila
saja gagasan ini dilakukan secara kolektif.. maka bangsa ini kelak
memiliki masyarakat yang bermoral. Sehingga masadepan bangsa di-isi oleh
pemerintahan yang bermoral, bagaimanapun pemerintahan adalah bagian kecil dari
masyarakat.
"Bangga lah akan Negara mu sendiri, sejelek-jeleknya Negri ini masih Indah
dimata Warganya." (kf_habibie)
Referensi


No comments: